Perbedaan Cold dan Hot Aisle Containment untuk Data Center

Perbedaan Cold dan Hot Aisle Containment untuk Data Center

Cold Aisle Containment dan Hot Aisle Containment adalah dua strategi utama untuk mengoptimalkan pendinginan di data center dengan memisahkan aliran udara dingin dan panas. Keduanya meningkatkan efisiensi energi hingga 30-50% dengan mencegah pencampuran udara, tapi diterapkan secara berbeda pada tata letak rak server.

Pengertian Cold Aisle Containment

Cold Aisle Containment mengisolasi lorong dingin di mana udara dingin dari unit pendingin (CRAC/CRAH) dialirkan langsung ke depan rak server melalui lantai berlubang atau pintu. 

Rak server ditempatkan saling berhadapan menghadap lorong dingin, sementara udara panas dikeluarkan ke belakang ke area terbuka yang berfungsi sebagai return plenum. Sistem ini lebih mudah dipasang di data center kecil-menengah karena hanya butuh penutup atas dan pintu di ujung lorong.

Pengertian Hot Aisle Containment

Hot Aisle Containment mengisolasi lorong panas di belakang rak server, di mana udara panas dari exhaust server dikumpulkan dan diarahkan langsung ke unit pendingin melalui plenum atas atau cerobong. 

Rak server menghadap keluar dari enclosure, menciptakan lorong panas di tengah yang disegel dengan dinding, pintu, dan panel atas. Pendekatan ini memastikan udara panas tidak bercampur dengan udara dingin di lorong depan.

Perbandingan Utama

Aspek

Cold Aisle Containment (CAC)

Hot Aisle Containment (HAC)

Area yang Diisolasi

Lorong dingin (depan rak)

Lorong panas (belakang rak)

Aliran Udara

Dingin masuk depan, panas keluar bebas ke ruangan

Panas dikumpul belakang, dingin bebas di depan

Kelebihan

Mudah retrofit, murah, cocok skala kecil-menengah

Lebih efisien energi untuk skala besar, suhu return stabil

Kekurangan

Ruangan jadi panas, risiko bypass udara dingin

Lorong panas ekstrem, butuh modifikasi struktural

Efisiensi

Baik untuk density rendah

Lebih unggul di high-density (hemat 30%+ energi)


Kapan Memilih Masing-Masing

Pilih CAC untuk data center existing dengan kendala overhead seperti kabel atau pipa, serta kebutuhan akses teknisi yang nyaman. HAC lebih ideal untuk fasilitas baru berskala besar dengan rack density tinggi, meski memerlukan ventilasi tambahan untuk keamanan pekerja. Pilihan akhir tergantung desain fisik, beban IT, dan target PUE (Power Usage Effectiveness).

HaganeRack Indonesia: Solusi Rack Server & Containment Data Center Terkini

Perbedaan Cold dan Hot Aisle Containment untuk Data Center
HaganeRack Indonesia adalah penyedia jasa dan produk khusus untuk infrastruktur data center, fokus pada rack server, kabinet network, dan containment system seperti Cold Aisle Containment. Perusahaan ini berdiri sejak 2016, menawarkan solusi lengkap termasuk desain inovatif rack 19 inci & 24 inci, aksesoris, serta layanan pemasangan gratis di area Jakarta.

Layanan Utama

Mereka menyediakan jasa distribusi dan instalasi rack server (close rack, wallmount, open rack), serta data center containment untuk optimasi pendinginan. Layanan mencakup pengiriman gratis Jakarta, perakitan on-site, dan solusi custom yang kompatibel standar internasional ETSI.

Produk Unggulan

  • Rack server heavy duty untuk data center high-density.
  • Data center containment (termasuk cold/hot aisle).
  • Aksesoris seperti PDU, panel pintu kaca, dan penguncian aman.
HaganeRack cocok untuk proyek data center di Indonesia dengan visi inovatif dan harga kompetitif.

Website: haganerack.com



Alamat: Ruko Perdana Indah, Blk. E8 No.7, Wijaya Kusuma, Kec. Grogol petamburan, Kota Jakarta Barat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 11460
Next Post Previous Post