Bank Mandiri Dukung Perpanjangan Dana SAL Rp 200 Triliun, Dorong Kredit Produktif

Bank Mandiri Dukung Perpanjangan Dana SAL Rp 200 Triliun, Dorong Kredit Produktif
Bank Mandiri menyambut positif perpanjangan penempatan dana Saldo Anggaran Lebih (SAL) Rp 200 triliun oleh Kementerian Keuangan hingga September 2026. Langkah ini dinilai memperkuat likuiditas perbankan dan mendorong penyaluran kredit ke sektor produktif.

Baca Juga: KUR Bank Mandiri 2026: Syarat, Bunga Rendah, dan Cara Pengajuan Online Mudah

Dukungan Resmi

Corporate Secretary Bank Mandiri Adhika Vista menyatakan apresiasi atas kebijakan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. Perpanjangan dana ini menjaga stabilitas likuiditas sambil memastikan kredit difokuskan pada sektor ekonomi kerakyatan, termasuk UMKM di 37 provinsi.

Dampak Ekonomi

Chief Economist Bank Mandiri Andry Asmoro menyoroti tiga manfaat utama: meredakan persaingan likuiditas antar bank besar, membuka ruang pertumbuhan kredit hingga 9-11%, serta menekan biaya dana agar suku bunga tetap stabil. Realisasi kredit dari dana SAL di Mandiri sudah positif dan transparan.

Dana Rp 200 triliun pertama kali ditempatkan di Himbara (termasuk Mandiri, BRI, BNI) sejak September 2025, kini diperpanjang menghindari tekanan likuiditas jelang Lebaran dan jatuh tempo Maret 2026. Bank Mandiri komitmen ekspansi kredit selektif berbasis risiko.

Next Post Previous Post