BBCA, BBRI, BMRI, dan BBNI Parkir di Zona Merah Disaat IHSG Hijau

BBCA, BBRI, BMRI, dan BBNI Parkir di Zona Merah Disaat IHSG Hijau

Pada perdagangan Senin, 9 Februari 2026 pukul 14:27 WIB, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil bertahan di zona hijau meskipun bergejolak, didorong oleh rally sektor industri dasar dan basic industry. Namun, empat saham bank besar (Big Banks) – BBCA, BBRI, BMRI, dan BBNI – justru terkoreksi signifikan dan parkir di zona merah, menjadi pemberat utama indeks.

Pergerakan Harga Real-Time

BBCA, BBRI, BMRI, dan BBNI Parkir di Zona Merah Disaat IHSG Hijau
(Foto Saham BBCA dari Google Finansial)
Hingga sesi siang, saham-saham perbankan besar tercatat melemah:

BBCA: Turun 1,2-1,8% dengan nilai transaksi tertinggi Rp356 miliar, menunjukkan tekanan jual kuat.

BBRI: Koreksi sekitar 1,5-2% dengan volume Rp309 miliar, tertahan di bawah resistance harian

BMRI: Melemah 1,8-2,3% meski jadi salah satu favorit beli asing sebelumnya.

BBNI: Penurunan paling dalam hingga 2,5-3%, terpantau di level support kritis.

Sementara itu, IHSG rebound dari level 7.970 ke kisaran 8.012 (+0,98%), berkat penguatan saham BUMI, ANTM, dan BRMS.

Faktor Penyebab Tekanan Big Banks

Fenomena ini dipicu oleh sentimen negatif outlook Moody's terhadap perbankan Indonesia, termasuk BBCA, BBRI, BMRI, dan BBNI, akibat kekhawatiran kredibilitas kebijakan fiskal pemerintah. Faktor lain meliputi:

Profit taking pasca rebound minggu lalu.

Volatilitas tinggi IHSG yang masih dibayangi pelemahan Jumat lalu (-2,08%).

Sentimen global dari rally Asia yang tidak merata ke sektor finansial.

Strategi Trading Hari Ini

Investor disarankan:

Buy on weakness BBCA di support Rp8.400-8.450 dan BBRI Rp3.800 jika volume pickup.

Hindari chase BBNI dan BMRI sampai konfirmasi reversal di atas MA5.

Pantau penutupan IHSG – potensi konsolidasi di 8.000-8.050 jika big banks stabil.

Big Banks cenderung rebound cepat saat sentimen membaik, tapi hari ini tunggu konfirmasi jelang pembukaan sesi II.

Next Post Previous Post