BEI Disarankan Buka Data 20 Pemegang Saham Terbesar di tiap Emiten

BEI Disarankan Buka Data 20 Pemegang Saham Terbesar di tiap Emiten
BEI sedang dihadapkan pada saran untuk meningkatkan transparansi data kepemilikan saham dengan membuka informasi 20 pemegang saham terbesar di setiap emiten yang tercatat. Langkah ini bertujuan mencegah potensi manipulasi pasar dan menyelaraskan standar Indonesia dengan bursa global.

Latar Belakang Saran

Saran ini muncul di tengah upaya pendalaman pasar (market deepening) oleh BEI, termasuk rencana peluncuran data pemilik saham di bawah 5% pada Februari 2026. Jeffrey Hendrik dari BEI menyatakan komitmen untuk disclosure lebih luas, termasuk klasifikasi tipe investor via KSEI, guna menarik investor global seperti MSCI dan FTSE.

Manfaat dan Risiko

Pembukaan data 20 pemegang terbesar di tiap emiten dapat memudahkan investor ritel melihat struktur kepemilikan, mengurangi manipulasi, dan meningkatkan kepercayaan. Namun, ada risiko panic selling jika data menunjukkan konsentrasi saham tinggi pada segelintir pihak.

Status Terkini

BEI telah meminta konfirmasi afiliasi pada emiten terkait data yang dipublikasikan, sementara OJK mendorong transparansi granular hingga 27 kelompok pemegang di atas 1%. Implementasi dijadwalkan segera, dengan sosialisasi partisipan KSEI.

Next Post Previous Post