Danantara Jadi Pemegang Saham BEI, Pandu Ingin Tiru Hong Kong dan India
Danantara Indonesia berencana menjadi pemegang saham PT Bursa Efek Indonesia (BEI) setelah proses demutualisasi selesai pada kuartal I 2026. Pandu Sjahrir, Chief Investment Officer Danantara, ingin meniru model sukses sovereign wealth fund (SWF) di Hong Kong dan India untuk meningkatkan kualitas pasar modal.
Strategi Danantara
Danantara akan berinvestasi langsung melalui IPO BEI pasca-demutualisasi guna dorong transparansi dan likuiditas. Porsi saham diperkirakan 20-25%, mirip praktik global, tanpa konflik kepentingan karena regulasi tetap di bawah OJK. CEO Rosan Roeslani menekankan evaluasi ketat sesuai regulasi pemerintah.
Model Hong Kong dan India
Di Hong Kong, pemisahan regulator dan pemegang saham memungkinkan IPO raksasa dan pertumbuhan pasar. India libatkan SWF untuk naikkan kapitalisasi pasar terhadap PDB. Pandu yakin pendekatan ini bisa transformasikan IHSG Indonesia.
Jadwal dan Dampak
Demutualisasi ubah BEI dari milik anggota menjadi perusahaan publik, tunggu Peraturan Pemerintah. Langkah ini harap tarik lebih banyak listing dan investasi Danantara di saham BUMN/swasta.

