Emas Dunia Sentuh Puncak $5.047 (4/2/2026): Analisis Dampak ke Pasar RI dan Prediksi Minggu Depan

Emas Dunia Sentuh Puncak $5.047 (4/2/2026): Analisis Dampak ke Pasar RI dan Prediksi Minggu Depan

Harga emas dunia mencapai puncak $5.047 per troy ons pada 4 Februari 2026, mencerminkan volatilitas tinggi di pasar global.

Dampak ke Pasar RI

Kenaikan ini mendorong harga emas Antam naik menjadi Rp2.946.000 per gram, Pegadaian Rp2.919.000 per gram, dan UBS Rp2.999.000 per gram pada hari yang sama, meningkatkan permintaan domestik di tengah pelemahan rupiah. 

Investor ritel Indonesia cenderung memburu emas fisik sebagai lindung nilai, sementara eksportir tambang seperti ANTM berpotensi untung lebih besar meski biaya produksi naik. Secara keseluruhan, ini menekan daya beli konsumen tapi mendongkrak transaksi di Pegadaian dan toko emas lokal.

Faktor Pendorong Global

Emas Dunia Sentuh Puncak $5.047 (4/2/2026): Analisis Dampak ke Pasar RI dan Prediksi Minggu Depan
(Foto Harga Emas melalui TradingView)
Lonjakan dipicu oleh ketidakpastian geopolitik, pembelian bank sentral, dan pelemahan dolar AS, setelah sempat anjlok dari rekor $5.600 awal Februari. Harga sempat turun ke $4.660 sebelum rebound, menunjukkan momentum bullish meski ada koreksi. Proyeksi analis seperti JP Morgan menargetkan $4.000-$5.000 akhir 2026, didukung permintaan Asia.

Prediksi Minggu Depan

Harga emas dunia berpotensi penguatan lanjut ke $5.600 jika sentimen positif global bertahan, dengan support di $4.745-$4.800. Di RI, harga Antam bisa tembus Rp3 juta/gram jika rupiah melemah lebih jauh, tapi waspada koreksi jika data inflasi AS membaik. Tren bullish tetap dominan, tapi volatilitas tinggi—saran diversifikasi portofolio.

 

Next Post Previous Post