IHSG Anjlok 2,83%, 672 Saham Rontok pada Sesi Pertama, Jumat 6 Februari 2026

IHSG Anjlok 2,83%, 672 Saham Rontok pada Sesi Pertama, Jumat 6 Februari 2026
(Foto IHSG dari Google Finansial)
IHSG mengalami penurunan tajam sebesar 2,83% pada sesi pertama perdagangan Jumat, 6 Februari 2026, mencapai level 7.874,41.

Penyebab utama adalah laporan Moody's yang mempertahankan peringkat utang Indonesia namun mengubah outlook menjadi negatif, ditambah pelemahan rupiah ke kisaran 16.875 terhadap dolar AS.

Performa Pasar

Sebanyak 671-672 saham melemah, hanya 89 yang menguat, dan 57 stagnan, dengan volume transaksi 22,2 miliar saham serta nilai Rp 10,5 triliun.

Indeks LQ45 turun 2,3% ke 810,28, sementara level tertinggi dan terendah IHSG hari itu di 8.025,14 dan 7.861,68.

Sektor Tertekan

Semua sektor melemah, dengan consumer siklikal terburuk (-5,43%), diikuti industri (-4,7%), basic materials (-4,17%), dan energi (-3,88%).

Sektor lain: keuangan (-1,97%), properti (-3,21%), infrastruktur (-3,63%), teknologi (-1,64%), kesehatan (-1,09%), dan transportasi (-2,25%).

Saham Menonjol

Top losers termasuk PADI (-15%), PIPA (-14,94%), ARKO (-14,93%), serta ERAL (-6,15%), RAJA (-8,14%), dan RMKO (-12,40%).

Top gainers: INAI (+26,65%), KJEN (+26,39%), NZIA (+23,91%), sementara saham aktif seperti BUMI dan MINA mendominasi frekuensi.

Next Post Previous Post