IHSG Anjlok di 5,07% Senin Siang 2 Februari 2026: Penyebab dan Dampaknya

IHSG Anjlok di 5,07% Senin Siang 2 Februari 2026: Penyebab dan Dampaknya
(Foto IHSG dari Google Finansial)
IHSG mengalami penurunan tajam 5,07% pada siang hari Senin, 2 Februari 2026, mencerminkan tekanan pasar yang kuat di awal pekan. Penyebab utamanya adalah pelemahan harga emas global akhir pekan lalu, memicu aksi jual massal pada emiten tambang dan perdagangan emas di Indonesia, ditambah sentimen negatif domestik dan eksternal seperti volatilitas pasar keuangan.

Penyebab Utama

Penurunan IHSG dimulai sejak pembukaan pukul 09:00 WIB di level 8.306,16 (turun 0,28%), lalu anjlok lebih dalam menjadi 3,44% pada 09:12 WIB ke 8.043,11, dan mencapai 5,07% di siang hari.

Faktor pemicu meliputi:

Harga emas global ambles signifikan, menyebabkan saham emiten tambang seperti emas RI terkoreksi hingga mendekati 10%.

Kombinasi tekanan eksternal (partial shutdown pemerintah AS) dan domestik, termasuk dinamika internal pasar Indonesia yang volatil di pekan pertama Februari.

Sentimen negatif berkelanjutan dari insiden sebelumnya seperti kebijakan MSCI yang membekukan bobot saham Indonesia akibat isu free float dan aksesibilitas pasar.

Dampak Langsung

Volume perdagangan tinggi mencapai 30,13 miliar lembar saham dengan nilai Rp16,29 triliun dan 1,72 juta kali transaksi, menandakan panic selling.

Investor mengalami kerugian signifikan, terutama di sektor komoditas, sementara pasar secara keseluruhan berisiko volatil lanjutan.

Potensi outflow dana asing meningkat, memperlemah kepercayaan pasar dan berpotensi memengaruhi rupiah serta sektor riil seperti pertambangan.

Next Post Previous Post