IHSG Melemah, MSCI Masih Soroti Transparansi Pasar Saham Indonesia
IHSG baru-baru ini mengalami pelemahan signifikan akibat kekhawatiran MSCI terhadap transparansi di pasar saham Indonesia.
Penyebab Pelemahan
MSCI menyoroti isu "shareholders opacity", yakni kurangnya kejelasan struktur kepemilikan saham, free float, dan tata kelola. Hal ini memicu aksi jual investor asing, dengan IHSG turun hingga 8% pada akhir Januari 2026 dan melemah lagi 0,53% ke 7.880,47 pada 2 Februari.
Dampak dan Sentimen Pasar
Pasar mencermati komitmen OJK dan BEI untuk perbaikan, termasuk penggunaan laporan KSEI untuk data kepemilikan. Analis memprediksi potensi rebound jika transparansi ditingkatkan, tapi risiko penurunan status ke frontier market pada Mei 2026 bisa picu arus dana keluar besar.
IHSG sempat anjlok hingga 5% intraday pada 2 Februari, tapi ada tanda technical rebound karena oversold. Investor disarankan hati-hati dengan support 7.790-8.270, sambil tunggu respons otoritas.

