GoTo Group Janji Harga Saham Normal Lagi

GoTo Group Janji Harga Saham Normal Lagi
Saham GoTo Group (GOTO) menunjukkan tanda-tanda stabilisasi dan potensi pemulihan menuju harga normal di awal 2026, didorong oleh perubahan manajemen, pencapaian profitabilitas, serta minat investor. Ini sejalan dengan "janji" perusahaan untuk pulih setelah masa kerugian panjang, seperti yang tercermin dari optimisme analis dan data pasar sebelumnya.

Harga Saham Terkini

GoTo Group Janji Harga Saham Normal Lagi
(Foto Saham GOTO dari Google Finansial)
Harga saham GOTO saat ini berada di kisaran Rp62–Rp67 per lembar hingga akhir Januari 2026, naik dari titik terendah Rp66 pada pertengahan Desember 2025 akibat pergantian CEO. Fluktuasi ini seperti roller coaster sepanjang 2025, di mana investor bergantian untung-rugi karena sentimen pasar dan perbaikan keuangan bertahap. Kini, saham stabil berkat volume perdagangan meningkat dan minat institusional, menandakan fase normalisasi pasca-IPO.

Proyeksi Analis 2026

Sebanyak 72,7% analis merekomendasikan "beli" dengan target harga rata-rata Rp92,59 dalam 12 bulan, berpotensi naik 40–50% dari level sekarang. Proyeksi ini bertumpu pada janji laba bersih pertama Rp689 miliar di 2026, setelah EBITDA positif Rp1,3 triliun hingga Q3/2025—bukti transisi dari rugi berkelanjutan ke untung. Beberapa prediksi bahkan sebut "meledak" berkat potensi merger dan efisiensi, meski masih spekulatif.

Faktor Pendorong Utama

Pergantian CEO ke Hans Patuwo akhir 2025 jadi katalis kunci, dengan target Rp100 jika strategi on-demand services dan e-commerce dieksekusi baik. Investor global seperti BlackRock ramai borong saham awal 2026, sinyal valuasi murah dibanding Grab. Prospek merger Gojek-Tokopedia juga kuatkan posisi di pasar Indonesia, didukung ekonomi digital.

Risiko dan Tantangan

Risiko masih tinggi: regulasi pemerintah, kompetisi sengit, serta dampak ekonomi makro seperti inflasi. Isu merger Grab bisa picu gejolak sementara, tapi sentimen positif mendominasi untuk jangka panjang.

Saran Investor Lokal

Bagi investor di Medan atau Indonesia, GOTO cocok untuk portofolio tech volatil seperti minat Anda sebelumnya. Potensi upside 40% menjanjikan vs IDX composite stabil, tapi diversifikasi wajib. Pantau via Stockbit atau Investing.com.

Next Post Previous Post