IHSG Senin 23 Februari 2026, Dibuka Menguat di 8.386
| (Foto IHSG dari Google Finansial) |
Pergerakan Awal Sesi
IHSG dibuka naik sekitar 1% atau 60-100 poin dari penutupan sebelumnya, mencapai kisaran 8.334 hingga 8.370 pada pukul 09:00-09:20 WIB. Level tertinggi sempat menyentuh 8.375, sementara terendah di 8.327, dengan 366 saham menguat versus 206 melemah. Pada pukul 10:20 WIB, indeks stabil di zona hijau sekitar 8.386, mencerminkan sentimen optimis pasar.
Top Gainers dan Sektor Unggulan
Saham big caps seperti BMRI naik 1,46% ke Rp5.200, TPIA, UNVR, dan EMAS juga melaju hijau. Sektor dasar (basic materials) memimpin dengan kenaikan 2,68%, diikuti energi 1,39% dan konsumen non-siklikal 0,94%. Sektor industri sedikit melemah 0,12%, tapi secara keseluruhan 10 indeks sektoral menghijau.
|
Sektor |
Perubahan (%) |
Contoh Saham |
|
Basic Materials |
+2,68 |
TPIA, EMAS |
|
Energi |
+1,39 |
- |
|
Konsumen Non-Siklikal |
+0,94 |
UNVR |
|
Industri |
-0,12 |
- |
Volume dan Nilai Transaksi
Frekuensi perdagangan mencapai 690.380 kali dengan volume 11,5 miliar saham dan nilai Rp4,7 triliun di awal sesi. Rupiah bergerak di kisaran Rp16.827 per dolar AS, mendukung stabilitas. Total transaksi pagi hari menyentuh Rp858,9 miliar dengan kapitalisasi pasar Rp15.000 triliun.
Faktor Pendorong
Penguatan didorong sentimen positif Wall Street, peningkatan indeks MSCI, dan reformasi pasar modal Indonesia. Kebijakan tarif AS dianggap tidak terlalu memberatkan, plus musim dividen menambah optimisme. Analis memproyeksikan resistance di 8.400-8.408 dengan support 8.170.
Rekomendasi Saham
Investor disarankan pantau BIRD (speculative buy), BRMS, INCO, NICL (buy on weakness), serta ANTM, CPIN, MYOR. Phintraco Sekuritas tambahkan MYOR, ELSA, AKRA, SMGR. Waspadai konsolidasi jika tembus support rendah.

