Harga Komoditas Dongkrak Saham TINS, Bagaimana Prospeknya?

Harga Komoditas Dongkrak Saham TINS, Bagaimana Prospeknya?

Saham PT Timah Tbk (TINS) menguat seiring reli harga timah global yang stabil di kisaran US$45.000 per ton, mendukung kinerja emiten pelat merah ini di tengah penguatan IHSG hari ini. Lonjakan ini dipicu permintaan kuat dari sektor energi surya, pusat data, dan elektronik, plus penertiban tambang ilegal di Indonesia.

Performa Saham TINS Saat Ini

Harga Komoditas Dongkrak Saham TINS, Bagaimana Prospeknya?
(Foto Saham TINS dari Google Finansial)
Harga TINS bergerak di sekitar Rp3.900-Rp4.000 per saham pada 23 Februari 2026, naik signifikan dari level awal tahun dengan volatilitas tinggi. Saham ini termasuk kontributor positif di sektor basic materials yang naik 2,68% hari ini, selaras dengan TPIA dan EMAS. Kapitalisasi pasar mencapai Rp17,95 triliun dengan rasio P/E 20x dan dividen yield 2,64%.

Faktor Pendorong Harga Komoditas

Harga timah dunia stabil di US$45.681 per ton per 16 Februari, turun ringan tapi naik 39,78% YoY, didorong keterbatasan pasokan dari Myanmar dan Indonesia. Penertiban tambang ilegal jadi sentimen positif, kurangi kompetisi ilegal dan tingkatkan produksi legal TINS hingga 30.000 ton/tahun. Permintaan siklikal pulih dorong proyeksi US$50.000/ton akhir 2026.

Prospek Jangka Pendek dan Panjang

Analis beri rekomendasi buy dengan target Rp4.200, didukung harga timah US$44.000-an dan target produksi naik 40% YoY. Support kuat di Rp3.700-3.800, stoploss di bawah Rp3.600 untuk hindari koreksi. Risiko termasuk fluktuasi pasokan dan regulasi ekspor ingot, tapi BMI prediksi stabil US$45.000/ton rata-rata 2026.

 

Next Post Previous Post