Jelang Imlek–Ramadhan, Pertamina Gelontorkan 7,8 Juta Tabung LPG 3 Kg
PT Pertamina Patra Niaga menyiapkan tambahan penyaluran sebanyak 7,8 juta tabung LPG 3 kg untuk mengantisipasi lonjakan kebutuhan masyarakat rumah tangga dan usaha mikro menjelang libur panjang Tahun Baru Imlek serta memasuki bulan Ramadhan 1447 H/2026. Langkah ini diambil mengingat konsumsi LPG subsidi biasanya meningkat signifikan selama periode hari besar keagamaan, ketika aktivitas memasak dan berkumpul keluarga melonjak.
Latar Belakang Penambahan Pasokan
Penambahan pasokan LPG 3 kg ini bersifat fakultatif atau di luar distribusi harian normal, setara sekitar 85 persen dari volume penyaluran nasional biasa.
Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV Dumatubun, menegaskan komitmen perusahaan untuk menjaga ketersediaan energi agar masyarakat bisa beraktivitas nyaman selama libur Imlek dan puasa Ramadhan.
Strategi ini sejalan dengan pengalaman tahun-tahun sebelumnya, di mana permintaan LPG melonjak hingga 20-30 persen pada momen serupa.
Detail Distribusi dan Cakupan
Penyaluran tambahan difokuskan pada segmen rumah tangga dan UMKM, yang menjadi konsumen utama LPG 3 kg subsidi.
Secara nasional, 7,8 juta tabung ini didistribusikan melalui pangkalan resmi dan agen Pertamina untuk mencegah kelangkaan atau penimbunan.
Contoh regional: Di Kota Malang, Pertamina menambah 28.560 tabung LPG 3 kg, setara 73,2 persen dari pasokan harian lokal.
|
Wilayah |
Tambahan Tabung LPG 3 Kg |
Persentase dari Harian
Normal |
|
Nasional |
7,8 juta |
85% |
|
Malang |
28.560 |
73,2% |
|
Lampung |
Proporsional nasional |
- |
Layanan Pendukung untuk Konsumen
Bagi pengguna LPG non-subsidi Bright Gas, tersedia promo pengisian ulang tabung 5,5 kg dan 12 kg di outlet resmi, dengan cashback hingga Rp 25.000 via MyPertamina LinkAja plus poin reward.
Layanan Pertamina Delivery Service Bright Gas dapat diakses melalui call center 135 untuk pengantaran langsung ke rumah.
Pertamina juga mengimbau masyarakat membeli LPG subsidi hanya di pangkalan resmi guna menghindari LPG ilegal atau harga melambung.
Monitoring dan Koordinasi
Pertamina Patra Niaga akan memantau distribusi secara real-time di lapangan, bekerja sama dengan pemangku kepentingan seperti pemerintah daerah dan agen penyalur.
Roberth menambahkan, koordinasi ketat dilakukan untuk memastikan kelancaran selama periode libur panjang, termasuk antisipasi peningkatan logistik di pelabuhan dan gudang.
Upaya ini mendukung stabilitas energi nasional, mengingat LPG 3 kg merupakan program subsidi pemerintah untuk rakyat kecil.
Dampak Ekonomi dan Sosial
Penambahan pasokan ini diharapkan mencegah inflasi pangan akibat kenaikan harga BBM atau LPG, terutama saat Ramadhan di mana konsumsi makanan berlipat.
Dukungan untuk UMKM seperti warung makan dan pedagang kaki lima memastikan roda ekonomi tetap berputar selama libur Imlek.
Secara keseluruhan, inisiatif Pertamina memperkuat ketahanan energi Indonesia di tengah momentum budaya nasional.

