Kenta Kon Jadi CEO Baru Toyota di Tengah Gejolak Industri Otomotif Global
Toyota Motor Corporation baru saja mengumumkan perubahan kepemimpinan besar-besaran dengan menunjuk Kenta Kon sebagai CEO baru, menggantikan Koji Sato yang menjabat sejak 2023. Penunjukan ini efektif mulai 1 April 2026, di tengah tantangan global seperti persaingan ketat dari BYD di segmen EV dan tekanan tarif AS.
Latar Belakang Kenta Kon
Kenta Kon sebelumnya menjabat sebagai Chief Financial Officer (CFO) Toyota, dengan pengalaman kuat di bidang keuangan dan operasional. Ia dikenal sebagai sekutu dekat Akio Toyoda, ketua dewan direksi, dan arsitek pengambilalihan anak usaha forklift Toyota Industries. Kon juga akan memimpin Japan Automobile Manufacturers Association (JAMA) sambil menangani manajemen internal perusahaan.
Alasan Pergantian Kepemimpinan
Perubahan ini merupakan yang kedua dalam tiga tahun, setelah Sato menggantikan Toyoda pada 2023. Toyota bertujuan mempercepat pengambilan keputusan untuk menghadapi gejolak seperti transisi EV, proteksionisme geopolitik dari AS dan China, serta fluktuasi yen yang lemah. Sato beralih jadi wakil ketua dan Chief Industry Officer, fokus pada kolaborasi industri luas.
Strategi Toyota di Tengah Gejolak Global
Toyota sedang memperkuat lini kendaraan listrik dan hybrid, yang kini capai hampir 50% penjualan ritel di kuartal pertama fiskal. Perusahaan menaikkan proyeksi laba operasional 11,8% berkat pemangkasan biaya dan yen lemah, meski hadapi kompetisi EV dari China. Kon dipilih untuk reformasi keuangan skala besar guna tingkatkan profitabilitas dan adaptasi mobilitas pintar.
|
Aspek |
Koji Sato (CEO Lama) |
Kenta Kon (CEO Baru) |
|
Fokus Utama |
Teknis & EV |
Keuangan & Efisiensi |
|
Peran Baru |
Wakil Ketua & CIO |
CEO & Ketua JAMA |
|
Pengganti CFO |
- |
Yoichi Miyazaki |

