Long Weekend Imlek, Penumpang Whoosh Capai Hingga 25.678 per hari
Long Weekend Imlek 2026 telah mencatatkan rekor penumpang Kereta Cepat Whoosh yang mencapai puncak 25.678 orang per hari, khususnya pada Sabtu, 14 Februari 2026, sebagai bagian dari lonjakan mobilitas mudik jelang Tahun Baru Imlek.
Jadwal Libur Lengkap
Libur Imlek 2026 jatuh pada Selasa, 17 Februari 2026 sebagai hari libur nasional utama, didahului cuti bersama pada Senin, 16 Februari 2026. Rangkaian ini digabungkan dengan akhir pekan Sabtu-Minggu (14-15 Februari 2026), membentuk long weekend selama empat hari berturut-turut yang memicu gelombang perjalanan pulang kampung. Kalender ini telah dikonfirmasi melalui SK Menteri Agama dan pemerintah, memungkinkan masyarakat memanfaatkan waktu untuk silaturahmi keluarga.
Perkembangan Penumpang Whoosh
Jumat, 13 Februari 2026: 24.381 penumpang, sudah menunjukkan kenaikan signifikan dari hari biasa.
Sabtu, 14 Februari 2026: Puncak tertinggi 25.678 penumpang, naik sekitar 15-20% dibanding akhir pekan normal (rata-rata 20-21 ribu orang per hari).
Minggu, 15 Februari 2026: Hingga siang hari, lebih dari 12 ribu tiket sudah terjual, dengan proyeksi mencapai 22 ribu penumpang penuh, mengingat hari ini masih berlangsung.
Angka ini melampaui rekor Imlek sebelumnya pada 2025 (22.800 orang per hari), menandakan Whoosh semakin menjadi pilihan utama rute Jakarta-Bandung berkat kecepatan dan kenyamanannya.
Faktor Pendorong Lonjakan
Lonjakan penumpang dipicu oleh kombinasi libur panjang Imlek yang berdekatan dengan awal Ramadan, mendorong mudik massal untuk berkumpul keluarga.
Whoosh mencatat peningkatan book tiket online sejak awal Februari, didukung promo khusus long weekend dan kapasitas tambahan kereta. Selain itu, faktor ekonomi seperti harga tiket kompetitif (lebih murah dari pesawat untuk rute pendek) dan kemudahan akses stasiun Halim-Perumahan membuatnya unggul dibanding moda lain.
Dampak Ekonomi dan Perjalanan
Long weekend ini tidak hanya memboost okupansi Whoosh hingga 95-100% pada puncak hari, tapi juga mendongkrak sektor pariwisata Bandung dan sekitarnya, termasuk pusat perbelanjaan serta kuliner khas Imlek.
Pemerintah memprediksi total pergerakan penumpang kereta cepat bisa tembus 90 ribu orang selama periode ini, berkontribusi pada pemulihan ekonomi pasca-pandemi di koridor Jawa Barat. Di sisi lain, ini juga menekan kemacetan tol karena preferensi transportasi rel yang ramah lingkungan.

