Naik Tipis, Bank Permata (BNLI) Bukukan Laba Rp3,58 Triliun pada 2025
Bank Permata (BNLI) mencatat laba bersih Rp3,58 triliun sepanjang 2025, naik tipis 0,6% secara year-on-year (yoy). Kenaikan ini terjadi meskipun pendapatan bunga bersih turun 1,96% menjadi Rp10,02 triliun akibat penurunan pendapatan bunga dan kenaikan beban bunga.
Kinerja Intermediasi
Penyaluran kredit BNLI tumbuh 5,5% yoy menjadi Rp163,3 triliun, dengan kualitas kredit terjaga pada NPL gross 2,1% dan NPL net 0,24%. Simpanan nasabah naik 3,9% yoy ke Rp192,8 triliun, didorong CASA yang melonjak 20,1% sehingga rasio CASA mencapai 63,9%. Loan-to-Deposit Ratio (LDR) berada di 84,5%, sementara total aset meningkat 3,6% menjadi Rp268,3 triliun.
Faktor Penopang
Pendapatan operasional turun 4,02% menjadi Rp5,40 triliun karena beban operasional yang lebih tinggi, tapi pendapatan lain naik signifikan 67,04% yoy. Direktur Utama Meliza M. Rusli menekankan penguatan digital dan inovasi produk untuk pertumbuhan berkelanjutan. Secara keseluruhan, kinerja stabil di tengah tekanan ekonomi.

