Laba Unilever (UNVR) Melonjak 126,82% Jadi Rp 7,64 Triliun pada 2025
PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) berhasil mencatat laba bersih yang melonjak 126,82% menjadi Rp7,64 triliun sepanjang 2025. Pertumbuhan ini didorong oleh peningkatan penjualan bersih hingga Rp31,94 triliun (naik 4,34% YoY) dan efisiensi biaya operasional.
Kinerja Penjualan
Penjualan didominasi segmen kebutuhan rumah tangga dan perawatan tubuh mencapai Rp23,35 triliun, sementara makanan-minuman Rp8,58 triliun. Secara geografis, penjualan domestik Rp31 triliun (naik 3,98% YoY) dan ekspor Rp942 miliar (naik 16,48% YoY).
Beban pemasaran-penjualan turun menjadi Rp7,39 triliun dari Rp7,67 triliun, serta beban umum-administrasi Rp2,96 triliun dari Rp3,06 triliun. Hal ini mendorong laba usaha naik menjadi Rp4,59 triliun (dari Rp3,81 triliun).
Faktor Lonjakan Laba
Lonjakan terbesar dari laba operasi yang dihentikan Rp4,10 triliun pasca-pajak, termasuk keuntungan penjualan unit usaha Rp3,79 triliun (kemungkinan bisnis es krim). Posisi kas melonjak ke Rp5,7 triliun dari Rp671 miliar, dengan ekuitas Rp4,47 triliun.

