Pengusaha RI-AS Teken 11 Kerja Sama Bisnis Senilai Rp 648,9 T

 

Pengusaha RI-AS Teken 11 Kerja Sama Bisnis Senilai Rp 648,9 T

Pengusaha Indonesia dan Amerika Serikat (AS) baru saja menandatangani 11 kesepakatan kerja sama bisnis senilai US$38,4 miliar atau sekitar Rp648,9 triliun (kurs Rp16.900). Acara ini digelar dalam Indonesia-US Business Summit di Washington DC, dihadiri Presiden Prabowo Subianto, dan difasilitasi Kadin Indonesia serta US Chamber of Commerce.

Latar Belakang

Pertemuan difokuskan pada penguatan hubungan ekonomi bilateral, termasuk implementasi Perjanjian Perdagangan Resiprokal. Diskusi mencakup relaksasi kebijakan untuk perdagangan dan investasi di sektor strategis seperti mineral kritis dan pertanian.

Daftar Kesepakatan

Berikut 11 MoU yang ditandatangani:

No

Sektor/Kesepakatan

Pihak Penandatangan

1

Critical Mineral

Rosan Roeslani (BKPM), Freeport-McMoRan, PT Freeport Indonesia

2

Oilfield Recovery

Pertamina, Halliburton

3

Tata Niaga Jagung

Cargill Indonesia, Arena Agro, Cargill Inc

4

Tata Niaga Kapas

Busana Apparel, US National Cotton Council

5

Tata Niaga Kapas

Daehan Global, US National Cotton Council

6

Tekstil Shredded Clothing

Asosiasi Garment, PT Pan Brothers, Ravel

7

Furnitur

ASMINDO, Bingaman and Son Lumber

8

Semikonduktor

Galang Bumi Industri, Essence

9

Semikonduktor

Galang Bumi Industri, Tynergy

10

Free Trade Zone

Galang Bumi Industri, Solanna Group

11

Furnitur & Kayu

HIMKI, American Hardwood Export Council

​Dampak Ekonomi

Kesepakatan ini diharapkan percepat investasi AS di Indonesia, khususnya di mineral kritis, energi, pangan, tekstil, dan semikonduktor. Nilai totalnya setara Rp648,9 triliun mendukung target hilirisasi dan ekspor.

Next Post Previous Post