Pentagon Ancaman Putus Kerja Sama dengan Anthropic soal AI
Pentagon AS mengancam akan memutuskan kerja sama dengan Anthropic karena perselisihan terkait pengamanan AI militer. Konflik ini menyoroti ketegangan antara keamanan teknologi AI dan kebutuhan pertahanan nasional.
Latar Belakang Perselisihan
Pentagon, yang kini disebut Department of War di era Trump, sedang bernegosiasi kontrak senilai hingga $200 juta dengan Anthropic. Anthropic menolak menghapus "safeguards" pada model AI Claude-nya, yang mencegah penggunaan untuk penargetan senjata otonom atau pengawasan domestik massal. Negosiasi macet setelah berbulan-bulan diskusi, dengan Pentagon menuntut akses penuh untuk "semua tujuan sah" termasuk pengembangan senjata dan operasi tempur.
Posisi Kedua Pihak
Anthropic menegaskan diskusi hanya soal kebijakan, bukan operasi militer spesifik, dan melarang senjata otonom penuh. CEO Dario Amodei khawatir AI tak terkendali bisa mirip musuh otoriter. Sementara itu, Menteri Pertahanan Pete Hegseth menolak model AI yang "tak bisa digunakan untuk perang".
|
Pihak |
Argumen Utama |
Konsekuensi Potensial |
|
Pentagon |
AI komersial harus fleksibel untuk militer, selama sesuai hukum AS |
Putus kontrak, beralih ke OpenAI/Google/xAI |
|
Anthropic |
Safeguards tertanam dalam pelatihan AI untuk cegah bahaya |
Risiko hilang klien pemerintah besar |
Dampak Lebih Luas
Kasus ini bagian dari strategi Trump untuk militer "AI-first", termasuk akses AI di jaringan rahasia. Anthropic sudah bekerja sama dengan Palantir untuk misi penangkapan Nicolas Maduro. Perselisihan serupa melibatkan OpenAI, Google, dan xAI, tapi Anthropic paling tegas. Konflik ini berisiko bagi Anthropic yang bersiap IPO.

