PGUN: Profil PT Pradiksi Gunatama Tbk dan Prospek Cerah di 2026
Profil Perusahaan Secara Mendalam
PGUN didirikan pada 1 Maret 1995 dengan nama awal PT Pradiksi Gunatama, berbasis di Batu Engau, Kabupaten Paser, Kalimantan Timur. Saat ini, perusahaan mengelola lahan seluas 22.500 hektar, di mana 12.800 hektar telah tertanam sawit (11.800 hektar matang/produktif dan sisanya plasma/petani kecil).
Pabrik CPO berkapasitas 60 ton TBS/jam sedang diekspansi menjadi 90 ton/jam untuk meningkatkan efisiensi produksi. Selain CPO, PGUN memproduksi inti sawit (PK), kernel palm oil (KPO), dan sludge, dengan distribusi penjualan didominasi ekspor ke India, Pakistan, dan Cina (70%), sisanya domestik untuk biodiesel B35/B40.
Struktur kepemilikan: 70% dikuasai pemegang saham publik pasca-IPO, dengan manajemen inti dari keluarga pendiri yang berpengalaman di sektor perkebunan selama 30 tahun. PGUN juga aktif dalam program plasma untuk 2.000 hektar lahan petani mitra, mendukung keberlanjutan sesuai standar ISPO/RSPO parsial.
Kinerja Keuangan Historis
| (Foto Saham PGUN dari Google Finansial) |
EPS terkini Rp25, PER 625x (valuasi premium karena prospek), PBV 5,2x, ROE 8,5%, dan debt-to-equity ratio sehat di 0,4x. Dividen yield minim 0,01%, prioritas ekspansi daripada pembagian tunai. Kapitalisasi pasar Rp94,67 triliun, free float 20%, dengan beta 1,78 menandakan volatilitas tinggi sejalan harga komoditas.
Pada 10 Februari 2026, saham PGUN dibuka melemah ke Rp8.700, tapi potensi rebound mengikuti IHSG positif 0,56% hari ini.
Analisis Fundamental Utama
|
Metrik |
Nilai Terkini |
Tren 2021-2025 |
Benchmark Sektor |
|
Pendapatan |
Rp738 miliar |
+45% YoY |
Rp500-1T (rata-rata) |
|
Laba Bersih |
Rp79 miliar |
Dari rugi ke profit |
Margin 8-12% |
|
EBITDA Margin |
42% |
Stabil tinggi |
30-40% |
|
PER |
625x |
Turun dari 800x |
15-25x (undervalued jika <20x) |
|
ROE |
8,5% |
Naik dari 2% |
>10% ideal |
|
DER |
0,4x |
Rendah |
<1x amant |

