Prediksi IHSG Sepekan saat Pasar Keuangan Masih Berpotensi Tertekan

Prediksi IHSG Sepekan saat Pasar Keuangan Masih Berpotensi Tertekan

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi melemah sepekan ini menuju level 7.750, di tengah ketidakpastian global dan tekanan domestik. Penurunan ini dipicu oleh pelemahan pada akhir pekan lalu, di mana IHSG terkoreksi 2,08% atau 168,61 poin menjadi 7.935,26 pada Jumat (6/2/2026).

Faktor Penekan Utama

Sentimen global yang rapuh menjadi pemicu utama, ditambah penurunan outlook rating Indonesia oleh Moody's dari stabil menjadi negatif. Pengamat seperti Ibrahim Assuaibi menyoroti bahwa pasar keuangan domestik akan terus tertekan oleh isu fiskal dan dinamika internasional. Investor asing juga cenderung wait-and-see, memperburuk outflow potensial.

Proyeksi Teknis

Prediksi IHSG Sepekan saat Pasar Keuangan Masih Berpotensi Tertekan
(Foto IHSG dari Google Finansial)
IHSG berpotensi menguji support di 7.750-7.800, dengan resistensi lemah di 8.000. Jika tekanan berlanjut, level 7.700 bisa menjadi zona akumulasi berikutnya, mirip pola sebelumnya di 7.700-7.800. Indikator seperti Stochastic RSI dan MACD menunjukkan sinyal negatif, berpotensi memperpanjang koreksi.

Sektor yang Perlu Diwaspadai

Perbankan dan Keuangan: Rawan terdampak isu rating dan likuiditas.

Komoditas: Tekanan dari harga global yang fluktuatif.

Teknologi: Potensi rebound terbatas jika laporan keuangan positif muncul.

Strategi Investor

Lakukan selective buying di saham mid-cap saat menyentuh support, sambil hindari spekulasi jangka pendek. Pantau data Bank Indonesia dan OJK untuk respons terhadap gejolak. Secara keseluruhan, sentimen negatif mendominasi hingga akhir Februari 2026.

 

Next Post Previous Post