QRIS Sukses Besar: 60 Juta Pengguna di Indonesia & Negara Lain Wujudkan Pembayaran Tanpa Batas
QRIS telah mencapai tonggak sukses dengan 60 juta pengguna di Indonesia, mencatat 17 miliar transaksi digital. Sistem Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) ini tidak hanya mendominasi pembayaran domestik, tapi juga merambah lintas negara, memudahkan transaksi tanpa batas.
Pertumbuhan Pengguna Domestik
QRIS kini diadopsi oleh 60 juta pengguna, melampaui target awal Bank Indonesia (BI) sebesar 58 juta pada 2025. Sebanyak 44 juta merchant, mayoritas UMKM, telah bergabung, mendorong pergeseran dari transaksi tunai ke non-tunai yang lebih aman dan cepat. Lonjakan ini terlihat di pasar tradisional hingga pusat perbelanjaan, menjangkau masyarakat kota dan daerah.
Integrasi Lintas Negara
QRIS terhubung dengan 8 negara seperti Malaysia, Singapura, Thailand, Jepang, China, Korea Selatan, India, dan Arab Saudi. Wisatawan dan pelaku usaha Indonesia bisa bayar real-time tanpa tukar uang tunai di luar negeri, sekaligus memfasilitasi jemaah haji/umrah di Tanah Suci. Ekspansi ini memperkuat ekosistem ekonomi digital nasional melalui Regional Payment Connectivity (RPC).
Dampak Ekonomi dan Inklusi
Adopsi QRIS memberdayakan 90% UMKM, meningkatkan inklusi keuangan bagi yang belum tersentuh perbankan formal. Volume transaksi mencapai 17 miliar, jauh di atas target 6,5 miliar pada 2025, mendukung pertumbuhan konsumsi dan stabilitas rupiah. BI berkomitmen lanjutkan perluasan untuk literasi digital dan keamanan transaksi.
|
Aspek |
Capaian Saat Ini |
Target 2026 |
|
Pengguna |
60 juta |
>60 juta |
|
Merchant |
44 juta (90% UMKM) |
45 juta |
|
Transaksi |
17 miliar |
17 miliar |
QRIS membuktikan inovasi lokal mampu jadi tulang punggung ekonomi digital Indonesia.

