Sarana Menara Buyback Saham Rp300 Miliar

 

Sarana Menara Buyback Saham Rp300 Miliar

PT Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR), penyedia menara telekomunikasi terkemuka di Indonesia, baru saja mengumumkan rencana buyback saham senilai hingga Rp300 miliar untuk menjaga stabilitas harga sahamnya di tengah gejolak pasar saham domestik. Pengumuman ini dibuat pada awal Februari 2026, tepatnya mulai efektif 2 Februari hingga 1 Mei 2026, dan didanai dari kas internal perusahaan tanpa memengaruhi operasional utama.

Detail Program Buyback

Program buyback menargetkan pembelian hingga 576 juta lembar saham, setara dengan 0,97% dari total modal disetor perusahaan.

Harga pembelian ditetapkan maksimal Rp521 per saham, mengacu pada closing price tertinggi dalam 30 hari perdagangan sebelumnya, dengan pelaksanaan melalui pasar reguler dan negosiasi di Bursa Efek Indonesia (BEI). Perusahaan dapat menghentikan program lebih awal jika dana habis atau target tercapai, serta berkewajiban melaporkan perkembangannya secara berkala kepada BEI dan pemegang saham.

Latar Belakang Strategis

TOWR melakukan buyback ini di tengah fluktuasi IHSG yang dipengaruhi ketidakpastian global, termasuk kebijakan moneter AS pasca-pemilu Trump dan volatilitas rupiah. 

Sebagai emiten blue-chip di sektor infrastruktur telekomunikasi, TOWR ingin mengoptimalkan struktur modal, mengurangi free float saham, dan meningkatkan keyakinan investor terhadap prospek pertumbuhan jangka panjangnya. Sebelumnya, TOWR juga melakukan buyback serupa pada 2025, menunjukkan komitmen konsisten untuk mendukung valuasi saham.

Dampak Keuangan Proforma

Berdasarkan simulasi, efek proforma dari buyback ini akan meningkatkan Earnings Per Share (EPS) dari Rp49,10 menjadi Rp49,65 per saham. 

Sementara itu, total aset dan ekuitas perseroan akan turun masing-masing Rp300 miliar, meskipun rasio keuangan utama seperti ROE dan ROA tetap terjaga stabil berkat pendapatan lesing menara yang solid. Hingga akhir 2025, TOWR mencatat laba bersih Rp3,4 triliun dengan portofolio lebih dari 20.000 menara, didukung kontrak jangka panjang dengan operator seluler besar.

Prospek Saham TOWR

Harga saham TOWR saat ini berkisar Rp450-Rp500, dengan PER sekitar 9x dan dividen yield 7-8%, menjadikannya menarik bagi investor defensif di sektor utilitas. 

Buyback ini berpotensi menjadi katalis positif, terutama jika pasar pulih seiring ekspansi 5G dan penetrasi data di Indonesia yang terus meningkat. Investor ritel seperti Anda yang aktif memantau saham IDX dapat mempertimbangkan akumulasi jika harga mendekati support Rp440, dengan stop loss ketat mengingat volatilitas jangka pendek.

Next Post Previous Post