SoftBank Laporan Keuangan Didorong Investasi OpenAI, Sorotan Pendanaan Masa Depan
SoftBank Group Corp. akan merilis laporan keuangan kuartal III fiskal 2025 (sembilan bulan berakhir 31 Desember 2025) pada 12 Februari 2026, dengan ekspektasi keuntungan besar dari valuasi investasi OpenAI. Investor fokus pada rencana pendanaan Vision Fund berikutnya di tengah persaingan AI yang sengit.
Kontribusi OpenAI pada Keuntungan
Investasi SoftBank di OpenAI melalui Vision Fund 2 diperkirakan catat gain signifikan, mirip tren enam bulan sebelumnya yang capai ¥2.156,7 miliar dari unrealized valuation dan derivatif. Analis perkirakan net income melonjak 207% YoY menjadi ¥398 miliar, didukung revenue ¥1,95 triliun (+6,44%). Masalah valuasi OpenAI sebelumnya telah teratasi, beri dorongan kuat pada kinerja SoftBank.
Performa Segmen dan Proyeksi
SoftBank Corp., anak usaha, laporkan revenue Q1-Q3 FY2025 ¥5.195,4 miliar (+8% YoY) dan net income ¥485,5 miliar (+11%), dengan revisi forecast full-year naik menjadi net income ¥543 miliar. Segmen Consumer dan Enterprise tumbuh stabil meski subscriber smartphone turun akibat strategi akuisisi berkelanjutan. SoftBank Group juga catat gain dari saham Nvidia dan Intel, ofset kerugian T-Mobile dan Alibaba.
Fokus Pendanaan Vision Fund
Pendiri Masayoshi Son kemungkinan bahas rencana Vision Fund 3 atau ekspansi AI, setelah penggalangan dana sebelumnya untuk SVF2 pada Desember 2025. Investor pantau apakah SoftBank akan kejar profitabilitas lebih cepat atau lanjut agresif di AI generative, sejalan event briefing live pada 12 Februari. Kinerja ini posisikan SoftBank kompetitif lawan kompetitor global di sektor teknologi.

