Update Pasar: IHSG Hijau Solid Jelang Akhir Sesi Senin, 23 Februari 2026
| (Foto IHSG dari Google Finansial) |
Pergerakan Indeks
Pada pembukaan, IHSG naik 0,77% atau 62,77 poin ke 8.334,54 dari penutupan sebelumnya di 8.271. Di akhir sesi I, indeks melonjak 1,36% atau 112,28 poin menjadi 8.384,05, didukung mayoritas saham menguat (366 naik vs 206 turun). Jelang tutup sesi II, IHSG tetap solid hijau dengan support kuat di 8.170 dan resistance 8.400-8.408.
Top Performer dan Sektor Unggulan
Sektor barang baku unggul +3,66%, diikuti transportasi +2,16%, energi +1,66%, dan keuangan +1,38%. Saham pendorong utama termasuk ANTM (+4,50%), EMAS (+7,91%), BBRI (+1,56%, kontribusi 9,43 poin), BMRI (+1,95%), dan MEGA (+24,77% ARA). Investor asing net buy di BBRI (Rp581 M) dan BMRI (Rp615 M).
|
Sektor |
Kenaikan (%) |
Saham Unggulan |
|
Barang Baku |
+3,66 |
ANTM (+4,50), EMAS (+7,91), MDKA (+3,34) |
|
Keuangan |
+1,38 |
BBRI (+1,56), BMRI (+1,95), BRIS (+2,56) |
|
Transportasi |
+2,16 |
- |
Faktor Pendorong
Penguatan didorong aksi beli asing pada blue chip, stabilitas rupiah (Rp16.827/USD), serta sentimen positif Wall Street, MSCI, dan reformasi bursa. Analis prediksi IHSG berpotensi uji 8.400-8.503 jika bertahan di atas 8.170, meski waspada profit taking.
Investor tetap monitor volatilitas akhir sesi untuk peluang trading besok.

