BASF Resmikan Pabrik Petrokimia Rp196 Triliun di China

BASF Resmikan Pabrik Petrokimia Rp196 Triliun di China

BASF baru saja meresmikan pabrik petrokimia terbesar mereka di China pada 26 Maret 2026. Proyek ini bernilai €10 miliar (sekitar US$11,6 miliar atau Rp196 triliun) dan berlokasi di Zhanjiang.

Detail Proyek

Pabrik ini merupakan investasi tunggal terbesar dalam sejarah BASF, dengan fokus produksi petrokimia dan bahan industri menggunakan listrik dari sumber terbarukan. Kompleks Verbund ini dirancang bertahan 40-50 tahun, menargetkan peningkatan kontribusi penjualan China menjadi 20% dari total grup pada 2030, dengan laba €1-1,2 miliar.

Latar Belakang

BASF membangun situs ini sejak 2020 untuk mengatasi ketertinggalan di pasar kimia China yang mendominasi global (sekitar 50%). Produksi inti sudah mulai pada akhir 2025, tepat waktu dan di bawah anggaran €8,7 miliar.

Dampak Ekonomi

Proyek ini memperkuat posisi BASF di Asia Pasifik meski pertumbuhan manufaktur global melambat akibat ketegangan geopolitik. China saat ini hanya menyumbang 14% pendapatan BASF, jauh di bawah potensinya.


 

Next Post Previous Post