BNI Tutup Layanan Internet Banking Secara Bertahap Mulai 21 April 2026

BNI Tutup Layanan Internet Banking Secara Bertahap Mulai 21 April 2026
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) mengumumkan penutupan layanan Internet Banking (IBank) lama secara bertahap mulai 21 April 2026. Langkah ini bagian dari strategi BNI untuk mengintegrasikan layanan digital ke platform lebih modern, andal, dan sesuai kebutuhan nasabah.

Alasan Penutupan Layanan

Penutupan IBank dilakukan untuk mendorong nasabah beralih ke kanal digital terbaru yang menawarkan fitur lebih lengkap. BNI menekankan komitmen menghadirkan pengalaman perbankan terintegrasi, termasuk transaksi harian hingga pengelolaan keuangan canggih. Kebijakan ini mirip penutupan Phone Banking pada Desember 2025, di mana nasabah juga diarahkan ke platform baru.

Platform Pengganti untuk Nasabah Individu

Nasabah individu diminta migrasi ke wondr by BNI, aplikasi dengan tiga dimensi utama: transaksi, insight pengelolaan keuangan, dan growth seperti investasi. Fitur ini mendukung kebutuhan harian seperti transfer, bayar tagihan, hingga perencanaan finansial. Aktivasi wondr by BNI bisa dilakukan via aplikasi atau cabang BNI sebelum 21 April 2026.

Platform Pengganti untuk Bisnis

Untuk rekening operasional usaha, gunakan BNIdirect bisnis sebagai one-stop digital business solution. Platform ini tawarkan transfer instan, otorisasi single user, transaksi massal, serta rekap finansial untuk pantau cash flow SME. Cocok bagi nasabah bisnis yang butuh efisiensi operasional cepat.

Langkah Praktis Bagi Nasabah

Langkah

Keterangan

1. Unduh aplikasi

Install wondr by BNI (individu) atau BNIdirect (bisnis) dari Play Store/App Store.

2. Registrasi & aktivasi

Gunakan nomor HP terdaftar BNI, verifikasi via OTP, dan set PIN baru.

3. Transfer saldo/saldo

Pindahkan dana atau set instruksi otomatis sebelum deadline.

4. Hubungi BNI

Call 1500046 atau kunjungi cabang jika ada kendala.


Segera lakukan transisi agar tidak terganggu setelah 21 April 2026.

Peringatan Keamanan

BNI tegaskan tidak pernah minta OTP, PIN, CVC, User ID, atau password via telepon/SMS. Waspadai penipuan mengatasnamakan bank; laporkan ke call center jika curiga. Keamanan data nasabah tetap prioritas di platform baru.
Next Post Previous Post