Bos Emiten Migas (AKRA) Pangkas Kepemilikan, Lepas 2,11 Juta Saham
Direktur AKRA Suresh Vembu menjual 2,11 juta saham pada akhir Februari hingga awal Maret 2026.
Penjualan ini mengurangi kepemilikannya secara signifikan di emiten distributor BBM dan kimia tersebut.
Detail Transaksi
| (Foto Saham AKRA dari Google Finansial) |
Dampak Kepemilikan
Kepemilikan Suresh Vembu turun dari 0,025% menjadi 0,014% setelah penjualan.
Transaksi dilaporkan melalui keterbukaan informasi BEI pada 2 Maret 2026.
Tujuan disebut sebagai profit taking setelah harga saham naik, meski tidak secara eksplisit dinyatakan.
Konteks Perusahaan
AKRA bergerak di distribusi BBM, kimia dasar, logistik, dan batubara, bukan produsen migas utama.
Saham AKRA baru-baru ini naik tajam (close Rp1.370 pada 2 Maret 2026, +5,79%), didorong harga energi global dan volume perdagangan tinggi.
Penjualan ini terjadi di tengah sentimen positif sektor energi akibat ketegangan geopolitik.

