Dana Asing Kembali Masuk: Saham BBRI, BMRI dan ASII Dikoleksi

 

Dana Asing Kembali Masuk: Saham BBRI, BMRI dan ASII Dikoleksi

Investor asing kembali membeli saham BBRI, BMRI, dan ASII di pasar saham Indonesia, menunjukkan pemulihan minat modal global setelah tekanan awal tahun.

Latar Belakang Aliran Dana

Dana Asing Kembali Masuk: Saham BBRI, BMRI dan ASII Dikoleksi
(Foto Saham BMRI dari Google Finansial)
Arus modal asing ke IHSG mulai positif dua pekan berturut-turut akhir Februari 2026, dengan net inflow US$ 292 juta (Rp 4,92 triliun), melanjutkan inflow sebelumnya US$ 108 juta. 

Dana mayoritas mengalir ke saham big caps seperti BBRI (Bank Rakyat Indonesia), BMRI (Bank Mandiri), TLKM (Telkom), dan ASII (Astra International). Namun, secara kumulatif sejak awal 2026 masih defisit, meski tren membaik dibanding emerging markets lain seperti Taiwan dan Brasil.

Pergerakan Awal Maret 2026

Pada 2 Maret 2026, asing catat net sell Rp 631,18 miliar (US$ 37,46 juta), tapi BBRI, BMRI, ASII tetap dikoleksi secara keseluruhan periode sebelumnya. Saham BBCA justru dilego bersamaan INDF, INKP, dan BBNI. Tren ini sejalan pola sebelumnya, seperti net buy besar ke BMRI (Rp 285 miliar) dan BBRI (Rp 162 miliar) di akhir 2025.

Dampak dan Prospek

Pembelian ini beri sentimen positif ke indeks, didukung prospek suku bunga BI turun dan stimulus pemerintah Rp 200 triliun ke perbankan. Minat asing ke bank jumbo seperti BBRI-BMRI diprediksi lanjut sepanjang 2026, meski rotasi dana global lebih condong ke Asia Utara.

Next Post Previous Post