Ekonomi Syariah Indonesia Catat Kenaikan Kontribusi pada PDB

Ekonomi Syariah Indonesia Catat Kenaikan Kontribusi pada PDB
Ekonomi syariah Indonesia menunjukkan tren positif dengan kontribusi yang terus meningkat terhadap PDB nasional, terutama melalui sektor halal value chain (HVC).

Proyeksi 2026

Ekonomi syariah diproyeksikan tumbuh 4,9-5,7% pada 2026, didorong oleh pembiayaan perbankan syariah yang naik 8-12%.

Meski ada ketidakpastian global, sektor ini tetap kompetitif berkat integrasi keuangan sosial dan platform digital.

Kontribusi Terbaru

Pada 2025, HVC tumbuh 6,2% (yoy), lebih tinggi dari ekonomi nasional 5,11%, dengan kontribusi mencapai 27% terhadap PDB (naik dari 25,45% di 2024).

Pembiayaan syariah akhir 2025 naik 9,66% (yoy), didukung insentif KLM Rp35 triliun dan program BPS capai Rp939 miliar.

Tren Historis

Kontribusi AUS terhadap PDB diproyeksi >47,3% akhir 2024, sementara aset keuangan syariah Rp9.927 triliun (rasio 45% PDB).

Sektor ini didominasi pertanian halal (26,73% PDB triwulan II 2025) dan tumbuh pesat dari Rp6.193T (2021) ke Rp10.257T (2025).

Next Post Previous Post