ID Food Lakukan Divestasi Pabrik Gula dan Pengalihan Anak Usaha

ID Food Lakukan Divestasi Pabrik Gula dan Pengalihan Anak Usaha
PT Perusahaan Industri (Persero) atau yang dikenal sebagai ID Food, holding BUMN pangan, baru-baru ini melakukan divestasi aset strategis di sektor industri gula. Langkah ini menjadi sorotan di berbagai berita terkini, menandakan restrukturisasi portofolio bisnis perusahaan.

Latar Belakang Divestasi

ID Food memiliki portofolio kuat di industri gula melalui tiga anak usaha yang mengelola enam pabrik gula, berkontribusi hingga 50% dari pendapatan perusahaan. Pabrik-pabrik ini meliputi PG Krebet Baru dan Sidomulyo di Malang, PG Rejoagung di Madiun, PG Cirebon, PG Sindanglaut di Cirebon, serta PG Candi Baru di Sidoarjo. Divestasi ini kemungkinan bertujuan mengoptimalkan aset non-inti untuk fokus pada bisnis andalan seperti swasembada gula menjelang target 2028.

Strategi Bisnis ID Food

Sebelum divestasi, ID Food optimistis mencapai swasembada gula dengan peningkatan rendemen tebu dari 7,23% menjadi 7,5%, bahkan mendekati 10% di PG Krebet Baru. Pengalihan anak usaha ini bisa menjadi bagian dari efisiensi operasional, di mana ID Food berencana ekspansi lahan tebu dan peningkatan kapasitas pabrik existing. Langkah ini selaras dengan komitmen holding BUMN pangan untuk mendukung ketahanan pangan nasional.

Dampak Ekonomi

Divestasi pabrik gula berpotensi mengubah pangsa pasar ID Food yang saat ini mencapai 10% di industri gula nasional. Meski demikian, perusahaan tetap fokus pada pengembangan bisnis inti sambil menghadapi kompetisi dari swasta. 

Next Post Previous Post