IHSG Anjlok Hingga 2,42% di Sesi I di Hari Senin 2 Maret 2026, Konflik Global Picu Aksi Jual Massal

IHSG Anjlok Hingga 2,25% di Sesi I di Hari Senin 2 Maret 2026, Konflik Global Picu Aksi Jual Massal
(Foto IHSG dari Google Finansial)
IHSG mengalami penurunan signifikan pada sesi I perdagangan Senin, 2 Maret 2026, mencapai koreksi hingga lebih dari 2% di awal sesi sebelum memangkas kerugian. Penutupan sesi I berada di level 8.103,72, turun 131,77 poin atau 1,6% dari penutupan sebelumnya. Eskalasi konflik global antara AS-Israel-Iran menjadi pemicu utama aksi jual massal.

Pergerakan Harga

IHSG dibuka melemah 1,73% ke 8.092,90 dan sempat menyentuh level terendah sekitar 8.039 sebelum rebound parsial. Sebanyak 682 saham turun, hanya 113 naik, dengan nilai transaksi Rp16,57 triliun. Indeks LQ45 turun 1,52% ke 821,71.

Penyebab Utama

Konflik AS-Israel melawan Iran memanas sejak serangan udara gabungan pada 28 Februari 2026, menargetkan fasilitas nuklir dan militer Iran, termasuk kematian Pemimpin Tertinggi Ali Khamenei. Sentimen risk-off global memicu outflow dana asing Rp9,61 triliun YTD dan lonjakan harga minyak, meski sektor energi RI naik 1,6%. Bursa Asia-Pasifik juga ambruk mengikuti ketegangan ini.

Performa Sektoral

Sektor

Perubahan

Energi

+1,60%

Barang Konsumen Siklikal

-5,21%

Properti

-3,13%

Infrastruktur

-3,05%


Sektor energi untung dari potensi kenaikan harga komoditas, sementara perbankan dan konsumen siklikal jadi beban berat.

Proyeksi Sesi II

Analis perkirakan IHSG fluktuatif di rentang 8.075-8.125, dengan support 8.031 dan resistance 8.437, dipengaruhi data makro seperti neraca dagang RI dan NFP AS. Investor disarankan monitor perkembangan konflik Timur Tengah.
Next Post Previous Post