Iran Pertimbangkan Izinkan Kapal Lewat Selat Hormuz Asal Pakai Yuan
Iran sedang mempertimbangkan kebijakan baru untuk membuka akses terbatas Selat Hormuz bagi kapal tanker minyak, dengan syarat transaksi kargo menggunakan mata uang yuan China.
Kebijakan ini muncul di tengah ketegangan pasca-perang Israel-AS melawan Iran, di mana selat tersebut sempat tertutup hampir dua pekan.
Latar Belakang
Selat Hormuz merupakan jalur vital perdagangan minyak global, biasanya didominasi transaksi dalam dolar AS.
Iran dilaporkan menyusun rencana ini berdasarkan masukan pejabat senior, meski belum diverifikasi secara independen oleh media seperti Al Jazeera.
Langkah ini mirip tren Rusia yang beralih ke yuan atau rubel untuk minyak sanksi.
Contoh Implementasi
India baru saja mendapat izin untuk dua kapal tanker LPG melewati selat setelah negosiasi bilateral.
Negara Eropa seperti Prancis dan Italia juga disebut sedang mencari kesepakatan serupa.
Sementara itu, tidak ada indikasi akses untuk AS atau sekutunya.

