Konglomerat Anthoni Salim Pegang 1,15% Saham BBCA
Kepemilikan ini melonjak signifikan dari posisi akhir 2025 yang hanya 0,52%. Lonjakan tersebut menempatkan Anthoni Salim sebagai salah satu pemilik saham individu terbesar di luar grup utama Djarum.
Detail Besaran Saham
Anthoni Salim mengoleksi tepat 1.416.306.835 lembar saham BBCA per 27 Februari 2026. Dengan harga saham sekitar Rp 7.050 per lembar, nilai portofolio ini mencapai Rp 10 triliun lebih.
Sementara itu, pengendali utama tetap PT Dwimuria Investama Andalan milik grup Djarum dengan 54,94% saham. Entitas terkait seperti PT Tricipta Mandhala Gumilang (1,07%) dan PT Caturguwiratna Sumapala (1,02%) juga kuatkan posisi grup tersebut.
Dampak ke Pergerakan Harga
| (Foto Saham BBCA dari Google Finansial) |
Dalam tiga bulan hingga awal Maret 2026, BBCA anjlok 14,76%. Namun, keterlibatan Anthoni Salim – yang dikenal dengan gurita bisnisnya di makanan, properti, hingga tambang – jadi angin segar bagi investor ritel.
Kepemilikan Anthoni di BBCA sempat menyusut pada Februari 2026 sebelum rebound tajam. Ini menunjukkan strategi investasi jangka panjang sang konglomerat di sektor perbankan terbesar Indonesia.

