KOSPI Jatuh hingga 8 Persen, Bursa Korea Sempat Berlakukan Trading Halt

KOSPI Jatuh hingga 8 Persen, Bursa Korea Sempat Berlakukan Trading Halt

Indeks KOSPI Korea Selatan anjlok hingga 8% lebih pada 4 Maret 2026, memicu mekanisme circuit breaker yang menghentikan perdagangan sementara selama 20 menit.

Kronologi Kejadian

KOSPI Jatuh hingga 8 Persen, Bursa Korea Sempat Berlakukan Trading Halt
(Foto KOSPI / Indeks Harga Saham Gabungan Korea dari Google Finansial)
Penurunan dimulai sejak pembukaan bursa pukul 9:00 pagi waktu setempat, dengan KOSPI membuka turun 3,44% di 5.592,59. Pada pukul 11:19, indeks mencapai 5.322,16 (minus 8,11% atau 469,75 poin dari hari sebelumnya), sehingga Korea Exchange (KRX) mengaktifkan circuit breaker level 1 untuk semua saham KOSPI kecuali obligasi.

Penyebab Utama

Kejadian ini dipicu oleh ketegangan geopolitik di Timur Tengah akibat konflik AS-Iran yang memanas, menyebabkan panic selling global. Investor asing menarik dana lebih dari $7 miliar dalam dua hari perdagangan terakhir, memukul saham teknologi seperti Samsung Electronics (turun 7%) dan SK Hynix (turun 5%).

Dampak Lain

Indeks KOSDAQ juga anjlok 8,13% ke 1.045,24, memicu sidecar (penghentian sementara order jual program) berturut-turut di kedua bursa. Ini merupakan circuit breaker ke-7 sepanjang sejarah KOSPI dan pertama sejak Agustus 2024.


 

Next Post Previous Post