Kurs Dolar-Rupiah, Jumat 13 Maret 2026, Dolar pada Rupiah Senilai Rp 16.920

Kurs Dolar-Rupiah, Jumat 13 Maret 2026, Dolar pada Rupiah Senilai Rp 16.920
(Foto Kurs Dolar-Rupiah dari Bank BCA)

Kurs dolar AS terhadap rupiah sedang berada di kisaran Rp16.920 per dolar pada Jumat, 13 Maret 2026 pagi ini. Angka tersebut mencerminkan pelemahan rupiah yang konsisten akhir-akhir ini akibat berbagai faktor global dan domestik.

Kondisi Pasar Saat Ini

Pembukaan pasar spot menunjukkan rupiah di Rp16.923 per dolar AS, sedikit lebih lemah dibanding penutupan kemarin.

Bank-bank besar seperti BCA melaporkan kurs e-rate beli Rp16.908 dan jual Rp16.928 per dolar AS sekitar pukul 09.00 WIB.

Bank Indonesia (BI) melalui JISDOR juga menyesuaikan kuotasi serupa, meski angka pastinya bisa berubah sepanjang hari tergantung likuiditas pasar.

Faktor Penggerak Pelemahan Rupiah

Faktor Global: Kekuatan dolar AS didorong oleh kebijakan moneter The Fed yang hawkish, ditambah ketegangan geopolitik di Timur Tengah yang memengaruhi harga minyak dunia.

Faktor Domestik: Defisit neraca perdagangan Indonesia bulan lalu, ditambah aliran modal asing yang keluar dari emerging markets, menekan rupiah lebih dalam.

Sentimen Regional: Mata uang Asia lain seperti won Korea dan baht Thailand juga melemah serentak, menunjukkan tren Asia bervariasi tapi cenderung bearish.

Perbandingan dengan Pekan Lalu

Tanggal

Kurs Spot (Rp per USD)

Perubahan Harian

6 Maret 2026

Rp16.950–Rp17.000

-0,5%

12 Maret 2026

Rp16.868

+0,3%

13 Maret 2026

Rp16.920–Rp16.923

+0,3%


Tips Praktis untuk Transaksi

Untuk Ekspor/Impor: Gunakan forward contract jika hedging diperlukan, karena volatilitas harian bisa capai 50–100 poin.

Valas Pribadi: Pantau kurs BCA, Mandiri, atau Wise untuk transfer internasional; Wise sering beri rate lebih kompetitif tanpa spread bank besar.
Investasi: Investor saham blue-chip ekspor seperti UNVR atau ASII bisa untung dari rupiah lemah, tapi waspadai IHSG yang sensitif.
Next Post Previous Post