Laba BRI (BBRI) Naik 85% di Januari 2026, Kredit Tumbuh 12%
PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) mencatat laba bersih sebesar Rp3,72 triliun pada Januari 2026, naik 85,39% secara tahunan dari Rp2 triliun di Januari 2025.
Faktor Pendukung
Kenaikan laba ini didorong oleh pendapatan bunga yang tumbuh 1,92% menjadi Rp13,24 triliun, sementara beban bunga turun 15,23% ke Rp3,45 triliun, sehingga pendapatan bunga bersih naik 9,75% menjadi Rp9,79 triliun. Beban operasional juga menurun 18,13% menjadi Rp5,16 triliun, termasuk impairment aset keuangan yang lebih rendah di Rp4,13 triliun.
Pertumbuhan Neraca
Penyaluran kredit melonjak 11,95% secara tahunan menjadi Rp1.354,09 triliun, sementara total aset naik 7,72% ke Rp1.967,68 triliun. Pendapatan non-bunga seperti komisi dan fee juga naik tipis menjadi Rp1,65 triliun.
Pada 2 Maret 2026, saham BBRI turun 2,3% menjadi Rp3.820 per saham, meski kinerja fundamental membaik signifikan dibandingkan low base effect Januari 2025 akibat pencadangan kredit UMKM.

