Menkeu Purbaya Siapkan Efisiensi Anggaran K/L untuk Jaga Defisit APBN 2026
Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa sedang mempersiapkan efisiensi anggaran kementerian/lembaga (K/L) untuk menjaga defisit APBN 2026 tetap di bawah 3% dari PDB. Langkah ini diambil mengantisipasi potensi pelebaran defisit akibat kenaikan harga minyak dunia yang dipicu konflik Iran-AS-Israel.
Fokus Efisiensi
Efisiensi utama menyasar Anggaran Biaya Tambahan (ABT) K/L, yang dianggap membengkakkan belanja negara. Program tambahan ditunda demi prioritas anggaran existing, termasuk optimalisasi program Makan Bergizi Gratis (MBG) senilai Rp335 triliun tanpa harus terserap penuh.
Timeline Persiapan
Kemenkeu meminta K/L menyusun skenario pemangkasan dalam seminggu ke depan, tapi belum tentu dieksekusi. Tidak memerlukan Instruksi Presiden atau Perppu pelebaran defisit.
Dampak Eksternal
Hingga akhir Februari 2026, defisit APBN sudah Rp135,7 triliun, sehingga efisiensi jadi opsi utama ketimbang tambah utang.

