Penjualan Mobil PHEV di Indonesia Meningkat, Chery Teratas

Penjualan Mobil PHEV di Indonesia Meningkat, Chery Teratas

Penjualan mobil plug‑in hybrid electric vehicle (PHEV) di Indonesia melonjak sangat tajam pada rentang 2024–2025, dan sepanjang 2025–awal 2026, Chery menjadi merek dominan dengan model Tiggo 8 CSH sebagai PHEV terlaris.

Pertumbuhan penjualan PHEV

Secara nasional, distribusi PHEV (wholesales) dari pabrik ke diler melonjak dari sekitar 136 unit sepanjang 2024 menjadi sekitar 2.774 unit pada Januari–Agustus 2025, lalu terus naik hingga sekitar 4.312–5.270 unit pada akhir 2025. Kenaikan ini mencapai beberapa ribu persen, dipicu masuknya banyak produk PHEV asal China dengan harga kompetitif.

Chery mendominasi pasar

Chery Tiggo 8 CSH (Chery Super Hybrid) menjadi model PHEV terlaris di Indonesia, dengan penjualan sekitar 2.441–3.372 unit pada berbagai periode 2025–awal 2026, menyumbang sekitar 70–80 persen dari total penjualan PHEV nasional di beberapa periode. Di bawahnya, masih dari grup yang sama (Chery/Jaecoo), model seperti Jaecoo J7 SHS dan Chery Tiggo 9 CSH juga menempati posisi berikutnya.

Alasan popularitas Chery PHEV

Faktor utama yang membuat Chery PHEV laris adalah kombinasi harga relatif terjangkau (sekitar mulai Rp499 jutaan untuk Tiggo 8 CSH saat peluncuran), sekaligus klaim efisiensi bahan bakar dan jarak tempuh listrik yang kompetitif. Selain itu, strategi pemasaran dan SPK yang mencapai ribuan unit dalam waktu singkat membuat Chery berhasil menguasai minat pasar PHEV di Indonesia awal‑awal peluncuran.

 

Next Post Previous Post