Permata Bank Kembangkan Ekosistem UMKM dengan Ekonomi Sirkular
Permata Bank sedang mengembangkan ekosistem UMKM melalui pendekatan ekonomi sirkular untuk mendukung keberlanjutan usaha kecil menengah di Indonesia. Inisiatif ini sejalan dengan tren perbankan nasional yang mempromosikan praktik ramah lingkungan.
Permata Eco Fair 2026
Permata Bank menggelar acara Permata Eco Fair 2026 pada 4–6 Maret di World Trade Center 3 Jakarta dan 9–11 Maret di kantor Permata Bank. Kegiatan ini mempertemukan pelaku UMKM hijau dengan masyarakat, menyoroti transformasi UMKM yang berkontribusi 61% terhadap PDB nasional pada 2024 menuju model berkelanjutan.
Dukungan Ekonomi Sirkular
Bank ini fokus pada pembiayaan dan kolaborasi untuk UMKM ramah lingkungan, mirip inisiatif Bank Mandiri seperti Mandiri Looping for Life yang mengolah limbah menjadi produk bernilai melalui upcycling. Pendekatan ini mencakup edukasi, akses pasar, dan sinergi lintas sektor untuk ekonomi kerakyatan yang inklusif.
Sejarah Pembiayaan UMKM
Sejak 2022, Permata Bank telah menyalurkan kredit UMKM seperti Rp100 miliar untuk waralaba depo air minum Biru di 43 kota, dengan pertumbuhan kredit masyarakat mencapai 10% yoy menjadi Rp129 triliun pada Q1-2022. Pada 2025, pemerintah mendorong perbankan termasuk Permata Bank untuk aktif salurkan KUR bagi 3,46 juta UMKM.

