TikTok Shop Semakin Dekat dengan Shopee di Pasar E-Commerce Asia Tenggara

 

TikTok Shop Semakin Dekat dengan Shopee di Pasar E-Commerce Asia Tenggara

TikTok Shop berhasil mengecilkan jarak dengan Shopee dalam volume pengiriman barang di Asia Tenggara, menurut laporan Momentum Works. Meski Shopee masih unggul dalam nilai barang bruto (GMV), kemajuan TikTok Shop terlihat jelas di Vietnam.

Dominasi di Vietnam

Pada akhir 2025, TikTok Shop menguasai lebih dari 40% pangsa pasar Vietnam, sementara Shopee turun dari 61% menjadi 56%. Kedua platform ini menyumbang 97% GMV e-commerce di negara tersebut, dengan pertumbuhan GMV mencapai 35%.

Pasar ritel Vietnam mencapai USD 269 miliar pada 2025, di mana transaksi Shopee dan TikTok Shop mewakili sekitar 6% pengeluaran ritel nasional. Pertumbuhan ini menunjukkan persaingan ketat yang menguntungkan konsumen melalui promo dan inovasi produk.

Strategi Respons Shopee

Shopee memperkuat loyalitas pelanggan melalui program ShopeeVIP, yang menawarkan voucher, layanan prioritas, dan pengiriman cepat. Platform ini juga meningkatkan Shopee Live untuk menyaingi live commerce TikTok, meski pendekatan berbeda: TikTok fokus pada hiburan, Shopee pada pencarian langsung.

TikTok Shop unggul dalam volume transaksi berkat nilai paket rata-rata lebih rendah, tapi ini memengaruhi margin keuntungan. Proyeksi EBITDA Shopee diprediksi naik ke 0,9% pada 2026, tergantung agresivitas kompetitor.

Ekspansi Global TikTok Shop

Di AS, GMV TikTok Shop mencapai USD 15,1 miliar pada 2025, naik 68% YoY, dengan ribuan toko dan influencer melebihi USD 1 juta. Pasar Asia Tenggara tetap duopoli Shopee-TikTok, tapi ruang berkembang untuk pemain lain.

Dampak bagi Penjual

Penjual disarankan manfaatkan TikTok untuk penemuan cepat dan Gen Z, sementara Shopee untuk volume tinggi dan logistik andal. Persaingan ini mendorong efisiensi dan pilihan lebih baik bagi konsumen regional.

Next Post Previous Post