Astra Otoparts Bagikan Dividen Rp1,1 Triliun
PT Astra Otoparts Tbk (AUTO) mengumumkan kenaikan pembagian dividen tahun buku 2025 sebesar 20,5% menjadi Rp1,1 triliun atau Rp229 per lembar saham. Keputusan ini disepakati dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang diselenggarakan pada 17 April 2026.
Struktur dan jadwal pembayaran dividen
Total dividen Rp1,1 triliun mencakup dividen interim Rp59 per saham yang telah dibayarkan pada Oktober 2025 lalu. Dengan demikian, sisa dividen final yang akan cair adalah Rp170 per saham atau senilai Rp819,35 miliar, yang dijadwalkan dibayarkan pada 15 Mei 2026.
Pembayaran dividen ini menarik karena memberikan dividend yield sekitar 8,42% berdasarkan harga penutupan AUTO di Rp2.720 per saham pada 17 April 2026. Angka tersebut tergolong relatif tinggi bila dibandingkan dengan rerata imbal hasil dividen di sektor manufaktur dan otomotif.
Kinerja 2025 yang mendukung kenaikan dividen
| (Foto Saham AUTO dari Google Finansial) |
Level laba bersih Rp2,21 triliun tersebut menjadi rekor tertinggi sepanjang sejarah Astra Otoparts. Peningkatan profitabilitas ini menjadi dasar utama pemegang saham menyetujui kenaikan dividen tunai sebesar 20,5% dari tahun sebelumnya.
Indikasi komitmen terhadap shareholder value
Alokasi dividen yang lebih besar menunjukkan komitmen manajemen AUTO untuk membagikan kinerja positif kepada pemegang saham, sambil tetap menjaga likuiditas dan cadangan untuk pengembangan bisnis. Dengan struktur yang menggabungkan dividen interim dan final, perseroan juga membagi beban kas perusahaan secara bertahap sepanjang tahun buku.
Di sisi lain, kenaikan dividen ini juga menjadi daya tarik bagi investor yang mencari saham dengan yield relatif tinggi dan latar belakang kinerja keuangan yang konsisten. Bagi trader dan investor jangka menengah‑panjang, saham AUTO kini masuk dalam kategori “high‑yield” dengan fondasi laporan keuangan yang menguat.

