Bakrie & Brothers (BNBR) Catat Laba Bersih Rp493,85 Miliar di 2025, Naik Hampir 50%
Kinerja Laba dan Pendapatan 2025
Berdasarkan laporan keuangan yang disampaikan ke Bursa Efek Indonesia (BEI), BNBR mencatat laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sekitar Rp493,85 miliar–Rp502,74 miliar di tahun 2025, meningkat sekitar 49,6%–50,75% dibanding periode yang sama tahun 2024 yang masih berada di kisaran Rp327,59–Rp336,04 miliar.
Di sisi lain, pendapatan bersih BNBR tercatat sekitar Rp3,74 triliun, sedikit turun sekitar 3,26%–3,28% dari Rp3,86–Rp3,87 triliun pada 2024, menunjukkan bahwa profitabilitas meningkat bukan hanya dari pertumbuhan penjualan, tetapi juga dari pengendalian beban dan efisiensi operasional.
Faktor Pendukung Kenaikan Laba
Lonjakan laba bersih BNBR didukung oleh kinerja solid beberapa unit usaha yang menghasilkan arus kas positif dan kontribusi pendapatan yang stabil dari berbagai sektor, termasuk energi, infrastruktur, dan properti di bawah naungan holding tersebut.
Perusahaan juga menyebut strategi pengelolaan beban dan optimasi portofolio investasi sebagai salah satu pendorong utama peningkatan laba usaha dan laba bersih, meskipun laba kotor sempat mengalami tekanan karena komposisi pendapatan dan beban operasional yang berubah.
Indikasi Dividen dan Prospek 2026
Dengan kinerja keuangan yang membaik, BNBR memberi sinyal akan membagikan dividen kepada pemegang saham pada tahun 2026, mengikuti tren historis pembagian dividen yang cukup konsisten di tengah kondisi ekonomi yang dinamis.
Direksi menilai bahwa perbaikan laba dan arus kas ini menjadi fondasi kuat untuk memperkuat struktur keuangan perseroan serta mendukung ekspansi dan investasi jangka menengah di berbagai lini usaha yang berorientasi pada pertumbuhan berkelanjutan.

