BRI Bagikan Dividen Rp52,1 Triliun di RUPST 2026
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) telah menyetujui pembagian dividen tunai senilai Rp52,1 triliun dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) tahun 2026 yang digelar pada Jumat, 10 April 2026, di Menara BRILiaN Jakarta.
Keputusan ini mencakup dividen interim Rp20,6 triliun (Rp137 per saham) yang sudah dibagikan pada 15 Januari 2026, ditambah dividen final Rp31,5 triliun, setara Rp346 per lembar saham.
Kinerja Keuangan Solid Jadi Penopang
Laba konsolidasi BRI untuk tahun buku 2025 mencapai Rp57,132 triliun, dengan laba yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp56,65 triliun.
Rasio pembayaran dividen mencapai 91,96% dari laba bersih, didukung penguatan segmen UMKM sebagai bisnis inti, transformasi digital, serta peningkatan efisiensi operasional. Direktur Utama BRI, Hery Gunardi, menegaskan bahwa dividen ini mencerminkan pengelolaan risiko yang baik dan komitmen memberikan nilai optimal kepada pemegang saham.
Kontribusi untuk Negara dan Ekonomi
Sebagai bagian dari Danareksa, BRI berkontribusi pada pembangunan nasional melalui pemberdayaan UMKM dan inklusi keuangan. RUPST juga menyetujui enam agenda lain, termasuk pengesahan laporan tahunan, realisasi Obligasi Berkelanjutan Sosial BRI Tahap I dan II tahun 2026, serta perubahan Anggaran Dasar terkait konversi saham Seri B milik negara.
Implikasi bagi Investor
Pembagian dividen jumbo ini menunjukkan fundamental bisnis BRI yang kuat dan berkelanjutan, menarik bagi investor ritel maupun institusi di pasar saham Indonesia. Keputusan ini mematuhi regulasi OJK dan Anggaran Dasar perusahaan, memperkuat posisi BRI sebagai bank terdepan di segmen mikro.

