BI Luncurkan PINISI: Sinergi Lembaga untuk Percepat Kredit

BI Luncurkan PINISI: Sinergi Lembaga untuk Percepat Kredit
Bank Indonesia (BI) resmi meluncurkan program Percepatan Intermediasi Nasional (PINISI) pada 27 April 2026 untuk mempercepat penyaluran pembiayaan dan mendorong pertumbuhan ekonomi inklusif.

PINISI merupakan platform koordinasi lintas lembaga yang melibatkan BI, pemerintah, OJK, Danantara, perbankan, serta pelaku usaha. Gubernur BI Perry Warjiyo menekankan fungsinya sebagai wadah membangun optimisme dan mengatasi hambatan pembiayaan sektor riil serta proyek strategis.

Deputi Gubernur Senior BI Destry Damayanti menyebut PINISI sebagai kebijakan makroprudensial untuk optimalkan intermediasi perbankan.

Bentuk Implementasi Konkret

Program ini bukan hanya forum diskusi, melainkan aksi nyata seperti policy dialogue, business matching, dan pengawalan proyek end-to-end. BI menargetkan delapan fokus utama, termasuk harmonisasi kebijakan, debottlenecking struktural, dan penguatan data intermediasi.

Fokus Strategis PINISI

No

Fokus Utama

Manfaat

1

Building confidence pelaku usaha

Bangun optimisme ekonomi nasional

2

Harmonisasi kebijakan antarlembaga

Selaraskan program strategis

3

Business matching

Atasi hambatan intermediasi

4

Dukungan pembiayaan kehati-hatian

Dorong sektor riil

5

Keuangan inklusif

Ekonomi kerakyatan

6

Pertukaran data intermediasi

Dasar kebijakan nasional


Dampak Ekonomi yang Diharapkan

PINISI diharapkan genjot kredit ke sektor prioritas seperti UMKM dan perumahan, atasi kontraksi kredit sebelumnya, serta capai target pertumbuhan 5,4-5,5%. Inisiatif ini mendukung pembiayaan swasta optimal di tengah tantangan global.
Next Post Previous Post