Direktur Petrosea (PTRO) Borong 57.500 Saham, Tambah Porsi Investasi
Detail Transaksi
Direktur Petrosea melakukan pembelian saham pada periode terbaru dengan tujuan investasi pribadi dan kepemilikan langsung. Total nilai transaksi mencapai sekitar Rp 400 jutaan, tergantung harga pasar saat itu, mengikuti pola aksi korporasi serupa sebelumnya.
Ini bukan kasus pertama; petinggi PTRO seperti Direktur Utama Michael membeli 123.000 saham pada Agustus 2025 senilai Rp 495,69 juta di harga Rp 4.030 per saham.
Tren Pembelian Petinggi PTRO
Para komisaris dan direksi PTRO kompak borong saham sepanjang 2025. Komisaris Erwin Ciputra membeli 1 juta saham pada September senilai Rp 5,42 miliar (Rp 5.425/saham), lalu tambah 600.000 saham pada Oktober di Rp 6.875/saham.
Direktur Kartika Hendrawan juga ikut serta, menandakan sinyal positif dari insider trading.
Dampak ke Bisnis Petrosea
PTRO, emiten jasa pertambangan afiliasi Prajogo Pangestu, sedang ekspansif dengan rencana akuisisi SBPL Singapura. Proyek besar seperti Reko Diq di Pakistan (EPC untuk emas-tembaga) mendukung sentimen bullish.
Investor ritel disarankan pantau keterbukaan informasi BEI untuk update transaksi insider.

