Starlink Diprediksi Capai Valuasi Rp29.750 Triliun Jelang IPO

Starlink Diprediksi Capai Valuasi Rp29.750 Triliun Jelang IPO

SpaceX, perusahaan milik Elon Musk, sedang mempersiapkan IPO besar-besaran yang didukung oleh kesuksesan Starlink. Layanan internet satelit ini menjadi tulang punggung utama dengan pertumbuhan pengguna dan pendapatan masif.

Latar Belakang IPO SpaceX

SpaceX berencana IPO pada 2026 dengan valuasi mencapai Rp29.750 triliun hingga Rp33.950 triliun (setara US$1,8-2 triliun).

Starlink berkontribusi 50-80% pendapatan perusahaan, termasuk dari kontrak pemerintah via Starshield.

Rencana ini sudah menarik minat investor hingga US$25 miliar, meski tanggal pasti bergantung kondisi pasar.

Peran Krusial Starlink

Starlink punya 8 juta pengguna per November 2025, dengan pendapatan 2025 diproyeksi US$11,8-15 miliar (Rp196-250 triliun).

Jaringan 7.500+ satelit di orbit rendah jadi yang terbesar di dunia, dorong valuasi SpaceX melebihi OpenAI.

Pada 2024, Starlink sumbang US$7,7 miliar atau 58% total pendapatan SpaceX.

Proyeksi dan Tantangan

Valuasi IPO bisa capai US$1,5-2 triliun, potensial jadi IPO terbesar kedua sejarah.

Namun, faktor seperti kinerja satelit dan kompetitor seperti Amazon (rencana layanan 2026) jadi risiko.

Investor antusias karena ekspansi global Starlink, tapi pasar volatile bisa ubah jadwal.

Aspek

Data 2024

Proyeksi 2025

Valuasi IPO 2026

Pengguna Starlink

-

8 juta

-

Pendapatan Starlink

US$7,7 miliar

US$11,8-15 miliar

-

Total Valuasi SpaceX

-

-

Rp13-33 kuadriliun

 

Next Post Previous Post