Green Era Energy Tingkatkan Free Float BREN Lewat Penjualan 350 Juta Saham
PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) kembali mencatat peningkatan free float setelah pemegang saham utama, Green Era Energy Pte. Ltd., menjual 350 juta lembar saham pada 6 April 2026. Transaksi ini dilakukan di harga Rp 4.510 per saham dengan tujuan utama menambah likuiditas saham di pasar.
Detail Transaksi
Penjualan tersebut mengurangi kepemilikan Green Era dari 30,673 miliar saham (22,9271%) menjadi 30,323 miliar saham (22,6655%). Langkah ini merupakan bagian dari strategi berkelanjutan Green Era untuk memenuhi persyaratan free float Bursa Efek Indonesia (BEI). Total nilai transaksi mencapai sekitar Rp 1,578 triliun.
Latar Belakang Seri Penjualan
Green Era, yang terafiliasi dengan Grup Barito Pacific milik Prajogo Pangestu, telah berulang kali melepas saham BREN sejak 2025. Pada September 2025, mereka menjual 78,67 juta saham dalam tiga tahap dengan harga rata-rata Rp 8.350–8.500, meraup Rp 737,87 miliar. Transaksi serupa berlanjut hingga Oktober 2025, termasuk pelepasan 481 juta saham senilai Rp 4,16 triliun.
|
Tanggal |
Jumlah Saham Dijual |
Harga Rata-rata (Rp) |
Nilai Transaksi (Rp) |
|
3 Sep 2025 |
38,65 juta |
8.500 |
328,52 miliar |
|
8 Sep 2025 |
39,23 juta |
8.350 |
327,6 miliar |
|
9 Sep 2025 |
9,79 juta |
8.350 |
81,75 miliar |
|
15 Sep 2025 |
39,6 juta |
8.300 |
~328 miliar |
|
6 Apr 2026 |
350 juta |
4.510 |
1,578 triliun |
Dampak bagi Pasar
Peningkatan free float diharapkan memperbaiki likuiditas dan daya tarik saham BREN bagi investor ritel serta institusi. Meski harga saham turun dari Rp 8.000-an di 2025 menjadi Rp 4.510 pada April 2026, volume perdagangan berpotensi naik. BREN sebagai emiten energi terbarukan tetap menjadi salah satu saham top di BEI.

