Kemenkes Siapkan Vaksinasi Campak untuk Nakes

 

Kemenkes Siapkan Vaksinasi Campak untuk Nakes

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Indonesia sedang mempersiapkan program imunisasi khusus campak bagi tenaga medis dan tenaga kesehatan (nakes) untuk melindungi mereka dari penularan penyakit yang sedang meningkat. Program ini akan segera dilaksanakan setelah mendapat persetujuan dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) terkait efikasi vaksin untuk orang dewasa.

Latar Belakang Peningkatan Kasus

Kasus campak di Indonesia mengalami lonjakan signifikan sepanjang awal 2026, dengan 58 kejadian luar biasa (KLB) di 39 kabupaten/kota dari 14 provinsi. Hingga minggu ke-11, kasus sempat mencapai 2.740 sebelum turun menjadi 177, tetapi nakes tetap menjadi kelompok rentan karena kontak intensif dengan pasien. Seorang dokter di Jawa Barat bahkan meninggal dunia setelah menangani pasien campak, menekankan urgensi perlindungan ini.

Rencana Vaksinasi dan Prioritas Daerah

Wakil Menteri Kesehatan Dante Saksono Harbuwono menyatakan bahwa vaksin campak, yang biasanya untuk anak-anak, sedang dikaji efikasinya pada dewasa melalui klarifikasi BPOM. Sebanyak 10 daerah prioritas dengan kasus tertinggi, seperti Jakarta hingga Palu, akan menjadi fokus awal vaksinasi untuk menekan penyebaran di fasilitas kesehatan. Evaluasi pasca-vaksinasi akan menentukan perluasan ke wilayah lain.

Strategi Pendukung Selain Vaksin

Kemenkes tidak hanya mengandalkan vaksinasi, tetapi juga mengeluarkan Surat Edaran HK.02.02/C/1602/2026 tentang kewaspadaan campak bagi nakes. Upaya lain mencakup promosi hidup bersih sehat (PHBS), penggunaan alat pelindung diri (APD), dan penguatan surveilans di fasilitas kesehatan. Langkah ini diharapkan mencegah penularan lebih luas ke masyarakat.

Next Post Previous Post