Merdeka Gold (EMAS) Temukan Cadangan Emas Baru di Kolokoa
PT Merdeka Gold Resources Tbk (kode saham EMAS) baru saja mengumumkan penemuan cadangan emas baru di prospek Kolokoa, Gorontalo, yang berdekatan dengan Tambang Emas Pani. Temuan ini diproyeksikan bisa memperluas basis sumber daya emas perusahaan dan menjadi katalis pertumbuhan jangka panjang bagi EMAS.
Lokasi dan karakteristik prospek Kolokoa
Kolokoa terletak di kawasan konsesi Tambang Emas Pani, Kecamatan Marisa, Kabupaten Pohuwato, Provinsi Gorontalo, dengan jarak sekitar 500 meter dari deposit utama Pani. Lokasi yang berdekatan dengan tambang yang sudah beroperasi membuat Kolokoa berpotensi menjadi sumber daya satelit yang dapat memanfaatkan infrastruktur pengolahan dan jalan yang sudah tersedia.
Hasil pengeboran awal
Dalam program pengeboran awal selama sekitar empat bulan, perseroan telah menyelesaikan 30 lubang bor dari total rencana 82 lubang bor. Pengeboran tersebut berhasil mengonfirmasi adanya zona mineralisasi emas yang luas, termasuk material dekat permukaan dengan kadar hingga 1,57 gram per ton (g/t) emas.
Potensi cadangan dan target eksplorasi
Berdasarkan 30 lubang bor awal, Kolokoa memiliki target eksplorasi sekitar 20–40 juta ton bijih dengan kadar emas berkisar 0,3–0,5 g/t. Volume tersebut setara dengan potensi sekitar 200.000–600.000 ons emas, tergantung pada hasil pengeboran lanjutan dan kajian kelayakan teknis.
Kualitas bijih dan kinerja metalurgi
Pengujian metalurgi awal (bottle roll test) menunjukkan tingkat perolehan (recovery) emas yang cukup baik, yaitu sekitar 87–94% untuk material oksida dan 81–92% untuk material transisi. Hasil ini dinilai kompatibel dengan fasilitas pengolahan yang sudah beroperasi di Tambang Emas Pani, sehingga potensi integrasi operasional menjadi lebih mudah.
Dampak bagi EMAS dan strategi ke depan
Direktur Utama EMAS, Boyke Poerbaya Abidin, menekankan bahwa Kolokoa merupakan salah satu dari beberapa prospek prioritas tinggi dalam area konsesi seluas 14.670 hektare. Temuan ini melengkapi cadangan emas yang sudah dilaporkan EMAS sebelumnya sekitar 5,2 juta ons emas dari total sumber daya mineral 7 juta ons, sekaligus memperkuat komitmen perusahaan untuk memperluas basis sumber daya secara berkelanjutan.
Secara umum, penemuan di Kolokoa berpotensi memperpanjang masa operasi tambang Pani, meningkatkan skala produksi, sekaligus menjadi sentimen positif bagi performa saham EMAS di pasar modal Indonesia.

